Do you have 50 cents?

“Do you have 50 cents?”
Tiba-tiba seorang remaja laki-laki bertanya kepada saya ketika saya baru saja keluar dari sebuah pusat perbelanjaan di Adelaide. Saya sontak kaget. Dalam keadaan bingung dan gugup karena tidak paham maksud pertanyaan remaja tersebut, saya mengeluarkan dompet recehan dari kantong celana. “I need to take a bus,” lanjutnya.

Selang sepersekian detik, saya sadar dan spontan bertanya, “Kamu mau menukar?” Cuma itu yang terpikirkan oleh saya saat itu. Asli, naif sekali. Tentu saja remaja laki-laki itu menjawab iya. Sambil masih berusaha mengeluarkan dompet recehan yang tersangkut di kantong celana, saya bertanya ke teman saya yang saat itu sedang bersama saya. (Dalam bahasa Indonesia) “Dia maksudnya mau menukar atau apa?” Teman saya balik bertanya, “Lo udah ngeluarin dompet ya?”

Sambil mencari-cari recehan 50 cent di dompet recehan yang sudah dengan susah payah saya keluarkan, saya menjawab “Iya,” sambil kembali bingung. Lalu langsung teman saya menimpali, “udah kasih aja dulu, dari pada kenapa-kenapa.” Saya mengernyitkan dahi, lalu menyerahkan uang 50 cent tadi. Dan benar, remaja itu hanya mengambil uang yang saya serahkan lantas beranjak pergi. Masih dalam keadaan bingung, saya bergegas menggandeng teman saya meninggalkan tempat tersebut. Setelah agak jauh saya bertanya, “kita dipalak ya?” Dan teman saya menjawab, “kurang lebih begitu.”

Ternyata teman saya sudah beberapa kali mengalami kejadian itu. Pelakunya beragam, ada orang dewasa, ada juga remaja seperti yang saya alami. Teman saya sendiri belum pernah mencoba menolak memberikan, jadi belum ada kesimpulan kalau tidak memberikan akibatnya seperti apa. Jujur saya kaget dan tidak menyangka. Dan yang lebih aneh lagi adalah cara mereka meminta uang seperti orang yang tidak punya salah, tetapi juga tidak mengintimidasi.

Kalau saya perhatikan dari kejadian yang saya alami waktu itu, situasinya saya sedang berbincang serius dengan teman saya, dan tidak terlalu memperhatikan sekitar. Mungkin dia melihat itu, dan mengambil kesempatan dengan mengejutkan saya. Jadi reaksi yang keluar adalah reaksi spontan tanpa pertimbangan. Tetapi saya tidak tahu apakah memang seperti itu atau tidak. Saya juga tidak tahu apakah kejadian ini juga dialami oleh penduduk lokal, atau hanya pendatang saja. Yang diminta memang
hanya 50 cent, tetapi yang membuat saya heran kenapa di kota yang katanya aman, hal-hal seperti ini masih saja terjadi. Bahkan terjadinya di siang hari, dan di tengah keramaian. Luar biasa.

Tagged: , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: